Melahirkan Normal Berkat Sedekah

melahirkan normal

Saya bingung mau nulis dari mana dulu…,mungkin langsung saja saya menceritakan proses kelahiran putra ke 4 saya.

Sebelum melahirkan

Sebulan sebelum kelahiran putra saya, dokter kandungan yang menjadi langganan kami sudah tidak praktek lagi karena cuti panjang, dan kami terus terang kesulitan mencari penggantinya, karena dokter kandungan wanita terbatas di kota kami (Cilegon, Banten), akhirnya kami putuskan untuk tidak chek lagi dan tinggal menunggu hari kelahiran saja, karena mendengar keterangan dari dokter bahwa bayi yang di kandung sudah berada di jalan lahir, dan kami juga mempunyai pengalaman kelahiran ke 3 putra kami berjalan normal dan lancar.

Sebelum melahirkan jalan jalan dulu

Tiba pada hari ketika istri saya merasakan mulas dan ingin melahirkan, sebelumnya pada hari jumat tgl 30 oktober 2015 anak saya yang pertama pulang dari mondok atau pesantren (jadwal pulang 2 hari pada akhir bulan) dan seperti biasa, kami sekeluarga belanja bulanan untuk kebutuhan kami, kami berangkat setelah maghrib dan pulang sekitar jam 21:30.

Disaat pulang istri saya mengalami mulas yang amat sangat, dan itu pertanda akan lahirnya putra kami, Akhirnya saya dan istri pergi ke klinik tempat kami biasa chk kehamilan.

Di haruskan USG

Setelah di chk dan lihat riwayatnya oleh bidan yang akan menangani proses kelahiran putra saya, ternyata istri saya sudah lewat 4 hari dari perkiraan kelahiran dan di haruskan untuk USG, karena di khawatirkan bayi tidak dalam posisi atau jalan lahir, takut ada lilitan dan juga takut air ketubannya sudah beracun. Tapi karena dokter kandungan yang ada adalah dokter pria, maka kami memutuskan untuk tidak chk USG tapi langsung saja menunggu bukaan terakhir.

Proses melahirkan ada lilitan di leher

Setelah 2 jam di klinik, bukaan sudah lengkap dan air ketuban sudah pecah, maka proses kelahiranpun berlangsung, tapi di saat proses tersebut salah satu bidan mengucapkan istigfar dan berkata ada lilitan, dan tentu ini membuat kami shok, ternyata ada lilitan pada leher putra kami, saya hanya bisa berdoa dan memohon pertolongan ke yang maha memiliki, yaitu ALLAH SWT, alhamdulilah, akhirnya putra kami berhasil keluar dengan selamat.

Lahir tapi tidak nangis

Tapi saat putra kami keluar tidak ada tangisan lazimnya anak yang baru lahir, anak kami langsung di bawa untuk di lakukan tratment lebih lanjut, dan tidak lama setelah di bawa, terdengar tangisan anak kami, dan itu membuat kami bersyukur dan tenang, selesai dari proses kelahiran dan bayi kami di panaskan untuk menghilangkan biru pada wajah akibat lilitan, istri saya istirahat setelah berjuang layaknya mujahid di medan perang.

Ceritannya hanya seperti itu saja?…tidak ada yang sepesial kayanya?…,itumah sama saja dengan proses kelahiran ibu ibu yang lainnya.

Ya memang hanya seperti itu saja, tapi kalau menurut saya, ada sesuatu yang tidak biasa, dan kami tidak mengenal yang namanya kebetulan, kami meyakini semua yang terjadi di dunia ini sudah di takdirkan dan di tuliskan oleh ALLAH SWT, bagian mana yang sepertinya kebetulan tetapi bagi kami tidak?

  • Jika saat bidan menyarankan untuk USG dan kami mengiyakan pasti akan ketahuan adanya lilitan di leher anak saya, dan itu pasti akan diwajibkan untuk operasi caesar.
  • Jika dokter yang biasa memeriksa istri saya tidak cuti, pasti ketahuan ada lilitan dan istri saya pasti diharuskan untuk operasi caesar.

Anda tahu berapa biaya dari operasi caesar?, sekitar 15 juta dan itu paket yang paling murah.

Bagi saya ini adalah salah satu pertolongan ALLAH kepada kami sekeluarga, dan kami berprasangka karena sedekah yang kami lakukan “maaf, bukan saya sok suka sedekah atau agar saya di anggap orang alim yang dermawan” saya anggap ini suatu pembelajaran bagi saya dan  juga mudah mudahan menjadi pelajaran juga bagi anda yang membaca cerita saya ini. Berdasarkan banyak hadist Nabi MUHAMMAD SAW yang menerangkan tentang sedekah, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR. Ahmad)
  • Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersodaqoh dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana.(HR. Ath-Thabrani).
  • Naungan bagi seorang mukmin pada hari kiamat adalah sodaqohnya. (HR. Ahmad).

Dan sebenarnya masih banyak lagi hadist yang menerangkan tentang keutamaan sedekah, saya tuliskan hany 3 saja diatas

Apa sedekah yang saya lakukan?

Sedekahnya sebenarnya tidak besar, saya hanya memberikan discount untuk konsumen kami yang membeli jelly gamat gold g sebesar Rp.40.000/botol, dan saat saya memberikan discount atau promo ini saya berniat sedekah agar di lancarkan proses kelahiran putra kami, dan ALHAMDULILAH berjalan dengan lancar.

Apakah sedekah akan menambah rezeki dan bukannya mengurangi rezeki?

Jika anda simak kisah yang saya tuliskan di atas, saya yakin akan bertambah rezeki jika kita melakukan sedekah. Bayangkan kalau saya tidak mengadakan promo, mungkin saja istri saya harus di operasi sesar dan saya harus mengeluarkan biaya lebih besar lagi. Itu hanya sebagian contoh saja, dan mungkin akan ada rezeki atau keajaiban lainnya.

Berdasarkan hal tersebut yang saya tuliskan di atas, maka saya akan memperpenjang masa promo atau discount jelly gamat gold g ini sampai waktu yang tidak di tentukan.

Mengapa harus dokter kandungan wanita?

Mungkin akan ada pertanyaan, kok segitunya, ga mau menggunakan jasa dokter pria, kan ini keadaan darurat, apa salahnya, dari pada resiko dan besar mudharatnya?

Keyakinan saya dan istri saya, aurat hanya bisa di lihat oleh mahramnya, dan selagi hal itu bisa kami jaga maka akan kami jaga, berbeda jika memang tidak ada jalan lain selain penangananya harus dengan dokter kandungan yang notabene adalah lelaki, misalnya operasi sesar atau kiret atau hal lain yang kami tidak bisa mencegahnya atau Kalau opsi atau usaha yang saya lakukan sudah mentok. Maka saya akan mengizinkannya dan saya akan banyak beristigfar akan kegagalan saya menjaga istri saya dari di sentuh dan lihat oleh selain mahramnya, walupun ini adalah pengobatan atau dalam keadaan darurat.

Sekali lagi, ini bukannya saya sok suci atau sok alim, terus terang masih sangat banyak dosa dan kekhilafan kami sekeluarga tapi karena di tutupi oleh ALLAH SWT maka dosa kami tidak nampak. Tapi kami sekeluarga sedang belajar mengamalkan semua ajaran agama yang kami yakini kebenarannya semampu kami, dan ALHAMDULILAH semua mudah jika kita bersungguh sungguh mempraktekannya.

Prinsip saya, hidup di dunia hanya sementara, dan tugas kita adalah berserah diri kepada ALLAH SWT dan beribadah untuk bekal hidup yang sesungguhnya nanti di akherat, jangan terlalu di bebani oleh dunia yang fana ini, tapi lihatlah ke masa depan yaitu alam kubur, padang mahsyar, sirath, hisab dan surga.

Mungkin hanya itu yang bisa saya tuliskan, mudah mudahan menjadi amal shaleh untuk kami sekeluarga yang akan berguna di akherat kelak dan mudah mudahan kita semua di berikan keselamatan dunia dan juga akherat. AAAMIIIN…

Speak Your Mind

*